Dokpri Ukhty Manna menerima mendali dan sertifikat penghargaan
Tulungagung-SDIT Baitul Qur'an (7/8/2026) kembali harum setelah ukhty Manna menyabet juara 2 perlombaan panahan kategori paralon dalam ajang kejuaraan tingkat Kabupaten Tulungagung. Tidak hanya memperoleh 1 mendali perak namun ia berhasil membawa pulang 2 mendali perak sekaligus setelah meraih nilai apik di dua sesi berturut-turut. Sungguh nikmat luar biasa yang laik disyukuri, Alhamdulillah wasyukurillah.
Ini adalah kali kedua Manna mengikuti ajang perlombaan panahan kategori paralon setelah sebelumnya giat berlatih melalui ekstrakurikuler panahan di sekolah. Keaktifannya berlatih panahan di ekstrakurikuler panahan sekolah nyatanya kini membuahkan hasil manis. Hal ini menegaskan bahwa tidak ada hasil yang membohongi proses. Terus berproses hingga menoreh fokus yang baik, bidikan yang tepat dan skor terbaik adalah kunci dari konsistensi yang dibangun selama ini.
Ukhty Manna tidak berjuang sendirian, ia mengikuti lomba bersama dengan ukhty Qadira yang konsistensi berjuangan dalam ajang perlombaan panahan paralon di berbagai event. Hal itu dibuktikan selepas mengikuti kejurprov Qadira langsung tancap gas berpartisipasi dalam kejurkab. Perjuangan Qadira mengantarkannya tertengger di posisi 10 besar.
Termasuk sepuluh besar dari 20 peserta adalah hal yang luar biasa. Sebab melalui proaktif mengikuti lomba sejatinya ia sedang menempa jiwa-jiwa kompetitif dan mengasah mental juara yang bersemayam dalam dirinya. Bukankah sangat cocok untuk diberi dua jempol bahkan empat jempol jika bisa. Kami yakin, Qadira dan Manna akan meraih hasil yang gemilang di kesempatan berikutnya. Tabik!
Berikut beberapa dokumentasi saat perlombaan panahan kategori paralon kejurkab:













