Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Agustus 2026

Berani Tampil Sudah Luar Biasa

 

Dokpri Ananda Yusuf kelas 5 mengikuti lomba pidato bahasa Inggris

Tulungagung-Bulan kemerdekaan dimeriahkan dengan berbagai lomba. Salah satu diantaranya yakni kompetisi dalam bidang akademik. Tak terkecuali kelompok kerja guru (KKG) mata pelajaran Bahasa Inggris kecamatan Kedungwaru tahun ini menghelat speech competition jenjang sekolah dasar.

Dalam rangka memeriahkan acara, SDIT Baitul Qur'an menunjuk ananda Yusuf kelas 5 untuk tampil. Berbagai persiapan dirangcang dengan matang selama beberapa hari. Teks, gerakan dan mimik wajah ditata sedemikian rupa. Seluruh persiapan dibimbing langsung oleh Ustadzah Asna selaku pengampu mata pelajaran Bahasa Inggris. 

Kompetisi berlangsung di aula UPASP kecamatan Kedungwaru. Ananda tampil sesuai nomor urut. Alhamdulillah, ananda dapat tampil dengan maksimal dan tanpa kendala apa pun meski belum mencapai hasil yang terbaik. 

Kendati begitu dengan proaktif mengikuti kompetisi setidaknya akan menjadi pengalaman yang berkesan bagi ananda. Bukan sekadar pengalaman yang menguap melainkan menambah jejaring pertemanan dan mampu menjadi batu pijakan pengetahuan, persiapan mental dan fisik untuk menyongsong kompetisi di lain waktu. Bekal ampun untuk melejitkan diri di kesempatan yang akan datang. Tabik!


Minggu, 01 Desember 2024

Keseruan Lomba HGN SDIT Baitul Qur'an

 

Dokpri video peringatan HGN SDIT Baitul Qur'an

Tidak sekadar menghelat seremonial semata, HGN tahun pelajaran 2024/2025 berusaha memberikan nuansa yang berbeda dengan menghelat beberapa lomba. Lomba yang sengaja dirancang dan direncanakan untuk dewan guru dan para siswa. Khusus peringatan HGN, semua dewan guru dan para siswa intinya harus bahagia. 

Bahagia itu penting untuk kesehatan, sebab sepanjang hari guru harus menghadapi ragam karakter siswa di dalam kelas. Tanpa ada rasa bahagia seorang guru mungkin akan sedikit kesusahan dalam mengelola kelas sepanjang hari. Tanpa percikan bahagia di dalam diri secara personal guru akan susah membangun mood positif tatkala menyampaikan materi. 

Oleh sebab itu, memiliki rasa bahagia--sekecil apa pun--adalah kunci. Kunci untuk membangun hubungan emosial antara siswa dengan guru. Melalui hubungan emosional inilah seorang guru dapat memahami karakter siswa dengan baik. Begitu juga sebaliknya, siswa akan merasa memiliki ikatan batin dan kepercayaan yang kuat dengan guru manakala ia dapat dipahami dengan baik. 

Atas dasar itulah, miomentum HGN diproyeksikan dapat melupakan sejenak segala bentuk beban pikiran dan administrasi yang selama ini diasumsikan berat. Dihempaskan sejenak tanpa sisa. Biarkan dewan guru melukis senyum di wajah untuk beberapa saat. Mungkin senyum itu akan kian merekah manakala mereka mampu merenggangkan otot kaku dalam tubuhnya melalui perlombaan.

Ada empat perlombaan yang dapat merenggangkan otot kaku dewan guru. Keempat lomba tersebut, yakni makan kerupuk, estafet karet gelang, bulu tangkis dan tebak kata. Tanpa terkecuali, masing-masing guru dapat mengikuti semua lomba. Selebihnya hanya menyesuaikan saja, ada lomba individual dan pasangan. 

Lomba individual terdiri dari balap makan kerupuk dan estafet karet gelang. Sementara lomba bulu tangkis dan tebak kata merupakan lomba berpasangan. Lomba berpasangan diacak dengan cara mengambil nomor urut yang sama. 

Dalam perhelatannya, masing-masing lomba tersebut berlangsung sesuai rundown. Fromat perlombaan dilangsungkan dengan sistem gugur. Peserta yang kalah tersisih. Dimulai dari lomba balap makan kerupuk guru shalihah disambung dengan guru soleh. Berikutnya masing-masing pemenang mengikuti sesi semi final dan final. Sistem yang sama belaku juga untuk perhelatan lomba estafet karet gelang, bulu tangkis dan tebak kata.

Sementara dewan guru sibuk melangsungkan perlombaan, para siswa diarahkan untuk membuat kartu ucapan dua sisi. Satu sisi menuliskan ucapan selamat hari guru sedangkan sisi lain menampilkan karya berupa puisi atau pantun. Segala bentuk hiasan diperbolehkan. Setiap kelas diambil tiga pemenang. Wali kelas bertanggungjawab menilai hasil kartu ucapan yang telah terkumpul. 

Semua perlombaan telah usai. Pengumuman pemenang dilakukan di aula utama SDIT Baitul Qur'an. Sebelum pembagian hadiah, ada sesi menyaksikan lomba video antarguru. Lomba pembuatan short video itu ditujukan untuk kepentingan program penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2025/2026. Pemutaran video selesai. Kala itu Yayasan tampil sebagai penyerah hadiah. 

Sebagai penutup, tak lupa dewan guru juga sempat melakukan sesi tukar kado. Kado yang dibuat dengan bugdet kesepakatan bersama dan dibungkus dengan kertas warna yang sama diatur dengan nomor urut. Lantas, semua guru mengambil nomor acak yang dikocok melalui toples. 

Alhambulillah, peringatan HGN selesai. Harapan ke depannya, semoga terbentuk loyalitas guru, ikatan kekeluargaan di antara dewan guru, dan gelora semangat yang konsistensi di dalam diri seorang guru. Selebihnya, semoga kompetensi dan kapasitas guru SDIT Baitul Qur'an terus lebih baik dari waktu ke waktu.

Jika boleh jujur, secara pribadi penulis ingin mengatakan, bahwa peringatan HGN tahun ini benar-benar menjelma sebagai momentum menorehkan rekah senyum di wajah para siswa dan dewan guru. Selamat hari guru nasional! Teruntuk dewan guru Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur'an: Jasa dan pengabdianmu senantiasa dikenang. Semoga, lungguh, suguh dan gupuhmu di Baitul Qur'an menjadi lantaran amal terbaik menuju surga-Nya kelak! Amin.



Minggu, 20 Oktober 2024

Alhamdulillah, Juara 3 Harapan LBB HUT RI ke-78 Kecamatan Kedungwaru

 

Dokpri: Tim LBB SDIT Baitul Qur'an Berbaris Menunggu Giliran Tampil

Masih di bulan Agustus (27/07/2024), setelah berpartisipasi dalam LBB HUT Pramuka ke-64, SDIT Baitul Qur'an kembali mengirimkan kontingen untuk berpartisipasi dalam lomba baris-berbaris tingkat Kecamata Kedungwaru. Pada kesempatan ini, kompetisi LBB dihelat dalam rangka HUT RI ke-78. 

Tidak seperti LBB sebelumnya yang hanya fokus dalam penilaian gerakan, rute LBB kali ini terbilang lumayan jauh. Yakni dimulai dari SDN 2 Bangoan bergaris finish di depan destinasi wisata Cemoro Barong Tapan. Alhasil, seluruh peserta harus melakukan gerak jalan kurang lebih sejauh 6 km. 

Melakukan tegak jalan sesuai formasi utuh sepanjang jalan tentu tidaklah mudah. Ditambah, selama perjalanan itu tidak aturan baku yang mengikat. Sehingga proses salip-menyalip dan tubrukan antar pasukan di sepanjang jalan tidak dapat terelakan. 

Mungkin wajar jika proses menyalip itu dilakukan dengan sopan, namun berbeda soal jika dalam prosesnya sampai bertabrakan fisik. Bahkan, ada cerita yang sampai ke telinga jika beberapa oknum peserta sengaja main sikut dan dorong. Tentu yang demikian menjadi catatan dan bahan evaluasi untuk panitia penyelenggara mendatang. 

Dalam perlombaan ini SDIT Baitul Qur'an mengirimkan dua kontingan: Pa dan Pi. Masing-masing pasukan yang beranggotakan dari siswa kelas 4, 5 dan 6. Formasi ini sengaja diambil dalam rangka regenerasi secara pengalaman. Sehingga nantinya akan ada cikal bakal yang sudah terbentuk dapat menjadi patokan dalam lomba di kesempatan berikut.

Pasukan Pa dan Pi mendapatkan urutan tampil yang berbeda. Pasukan Pi tampil lebih awal pada nomor urut 8. Pasukan Pi ini digawangi oleh Ananda Nabila dan kawan-kawan. Sedangkan pasukan Pa sendiri mendapatkan nomor urut ke 60. Pasukan ini dipimpin oleh ananda Sukron kelas 5 dan kawan-kawan. 

Di sepanjang perjalanan lomba sempat ada rasa kekhawatiran, anggota pasukan takut ada yang pingsan atau pun cedera mengingat rute yang tidak biasa. Tidak biasa karena memang ini adalah kesempatan perdana mengikuti LBB versi gerak jalan setelah sekian lama tidak pernah terlibat. 

Namun, faktanya keikutsertaan ini alhamdulillah berjalan lancar. Tidak ada peserta yang cedera atau pun jatuh pingsan. Bahkan, sepanjang perjalanan mereka tidak sempat kehausan. Mungkin karena dikejar-kejar pasukan lain yang mengekor tepat di belakang. 

Dokpri: Video Pemberangkatan Gerak Jalan oleh Kepala Sekolah SDIT Baitul Qur'an

Dalam perlombaan ini, semua peserta diberangkatkan langsung oleh masing-masing kepala sekolah. Masing-masing kepala sekolah akan mengangkat berndera start sesuai aba-aba yang berikan MC dalam hitungan ketiga.

Setelah berhasil memberangkatkan semua pasukan sekolah masing-masing. Kepala sekolah mengekor tepat di belakang perwakilan pasukan sekolahnya. Bahkan dianjurkan untuk menyambut di  garis finish yang berlokasi di Cemoro Barong.

Sekitar jam 10.00 Wib perlombaan usai. Para siswa diizinkan untuk pulang ke rumah masing-masing. Mengingat perlombaan ini menguras tenaga. Mereka dijemput di garis finish setelah istirahat bebera saat.

Tidak lama selepas Dhuhur, hasil penilaian pun muncul. Lembar penilaian itu di-share secara massif di grup KKG guru PJOK. Setelah lembar penilian dalam format pdf itu dibuka, Alhamdulillah, nama SDIT Baitul Qur'an tertengger di juara 3 harapan kategori Pa. Not bad, untuk hasil keikutsertaan perdana.

Selebihnya kita berharap, di berbagai kesempatan lomba lain semoga mampu mengharumkan lembaga dengan membawa pulang gelar juara. Tabik!

Dokpri: Pak Woko sebagai pelatih LBB carteran berusaha membriefing anak-anak sebelum tampil







SDIT Baitul Qur'an Berpartisipasi dalam LBB HUT Pramuka ke-63

Dokpri peserta LBB SDIT Baitul Qur'an Hebat

Alhamdulillah, setelah sekian lama SDIT Baitul Qur'an vakum terlibat dalam Lomba Baris-Berbaris (LBB) bulan Agustus tahun ini berhasil berpartisipasi. Keterlibatan ini tentu adalah satu langkah menuju dan menjadi lebih baik dari sebelumnya. 

Langkah yang menyelipkan harapan: Semoga setiap tahun mampu berpartisipasi dan bersaing ketat dalam kompetisi momentum LBB. Baik itu momentum LBB yang dihelat di tingkat kecamatan, kabupaten atau pun provinsi. 

Kendati di lain sisi juga harus diakui, bahwa untuk melatih dan membentuk potensi-kecakapan para siswa dalam baris-berbaris itu tidaklah mudah. Sebab membutuhkan proses yang tidak instan. Butuh waktu yang cukup sehingga dipandang matang. 

Matang dalam artian siap, layak dan mampu. Siap untuk digembleng secara kuntinyu. Layak karena memang masing-masing potensi dalam diri para siswa sudah terkondisikan, terdisiplinkan dan terbentuk sedemikian rupa dengan baik. Mampu sebab ada dorongan lahir batin dari lingkungan serta kemauan yang kokoh yang secara murni lahir dari dalam diri masing-masing siswa.

Hanya dengan kondisi matang itulah kiranya para siswa benar-benar akan menjalani kompetisi LBB secara sadar dan menjunjung sportivitas. 


Di atas tersebut adalah dokumentasi partisipasi SDIT Baitul Qur'an dalam lomba baris-berbaris dalam HUT Pramuka ke-64 yang dihelat di gedung serba guna Al-Azhar Tulungagung.

Kendati pulang belum berhasil membawa pulang gelar juara ataupun mendali akan tetapi harus tetap disyukuri. Sebab, untuk sampai pada tahapan tersebut, para siswa harus latihan kurang lebih selama tiga minggu berturut-turut setiap hari. Tentu dengan proses yang tidak mudah dan banyak penyesuaian. 

Dokpri Apel Pembukaan Lomba Baris-Berbaris

Dalam pembukaan semua peserta dihimbau untuk mengikuti apel tanpa terkecuali. Semua peserta berbaris sesuai dengan grup masing-masing sekolah. Peserta putri dan putra berbaris secara berbeda. Posisi berbaris dapat dilihat digambar secara jelas.

Dokpri nomor urutan tampil tim SDIT Baitul Qur''an

Menjadi peserta yang mendapatkan nomor urut tampil paling akhir namun bukan yang terakhir, tim SDIT Baitul Qur'an diberikan kesempatan untuk menyaksikan tampilan dari tim sekolah lain. Momentum tersebut dijadikan sebagai pembelajaran dan perbandingan dengan strategi yang telah digembleng selama latihan.

Tentu menyaksikan itu bukan sebagai ajang menciutkan nyali untuk tampil melainkan sebagai api pemantik untuk berusaha tampil sebaik dan semaksimal mungkin.

=====

Silakan kunjungi medsos SDIT Baitul Qur'an, baik facebook, instagram ataupun youtube.

Perlu diketahui bersama. 

Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur'an sudah membuka program penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur inden Mulai September-Desember 2024. Mari segera dafatarkan putra-putri Anda di lembaga pendidikan kami. 

Minggu, 11 Agustus 2024

Lomba Story Telling Perdana

 

Dokpri Ananda Revalina Natasha Beauty sedang tampil

Sabtu (10/8/2024) minggu kedua Agustus SDIT Baitul Qur'an Tulungagung turut berpartisipasi dalam acara lomba story telling. Acara ini diselenggarakan oleh KKG Bahasa Inggris yang berlokasi di UPASP Kecamatan Kedungwaru. 

Keikutsertaan dalam lomba story telling ini merupakan yang perdana setelah lama nyaman berada dalam zona nyaman alfa. Ananda Revalina Natasha Beauty (yang akrab dipanggil Ocha oleh teman-teman sekelasnya) tampil sebagai perwakilan SDIT Baitul Qur'an. 

Revalina tampil dengan nomor urut 3. Mendapat nomor urut tampil di awal menjadikannya sedikit agak gugup dan nervous. Ia tidak bisa menyembunyikan perasaan itu di sepanjang perjalanan lomba. Bagaimana pun ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti lomba story telling di tingkat Kecamatan Kedungwaru.  

Sebelumnya Ananda Revalina memang sering mengikuti lomba pembacaan puisi yang dihelat di lingkungan sekolah. Puisi-puisi karangan Chairil Anwar begitu piawai ia bawakan. Sempat pula ia membacakan puisi karanganya sendiri dalam suatu lomba. Karena potensi itulah ia ditunjuk untuk mewakili lomba story telling. 

Kendati belum mendapatkan hasil yang memuaskan dan belum berhasil membawa pulang piala, namun partisipasi lomba story telling kali ini setidaknya turut menambah inventarisasi pengalaman dan inventasi langkah kaki di masa depan. Ada modal pengalaman dan penguatan mental yang diteguk oleh Ananda yang bersangkutan.

Bukankah pengalaman itu adalah guru terbaik memberi pelajaran dalam hidup? Sebab, kesempatan itu tidak mesti datang dua kali. Meski pun datang, kadang kala kita tidak bisa memastikan terlibat di dalamnya. Terkadang ada faktor eksternal yang menjegal dan menjerat sebagai kendala. 

Yang perlu dicatat dengan penuh penghayatan adalah: melalui pengalaman itu semoga di lain kesempatan ananda mampu mengasah potensi dan memaksimalkan usaha hingga mendapatkan hasil yang maksimal. Siapa tahu di kemudian hari pengalaman dan upaya itu menjadi cerita berharga untuk meniti tangga prestasi yang lebih baik lagi.[]


********************

Info PPDB Hubungi: 081393068529 (Ust. Roni)

                                     089663000666 (Ust. Ali)

Silakan ikuti media sosial kami: 

Youtube: LPIT Baitul Quran Tulungagung

Instagram: lpitbaitulqurab

Facebook: Lpit BaitulQur'an

Pecah Telur dalam Bidang Catur

 

Dokpri flyer ucapan selamat atas prestasi yang dicapai


Keluarga besar SDIT Baitul Qur'an Tulungagung turut berbahagia atas capai prestasi yang diraih oleh anada Shafiya Qisya Azalea di bidang catur tingkat Kabupaten. Perlu diketahui bersama, bahwa  capaian prestasi ini merupakan torehan perdana siswa SDIT Baitul Qur'an di bidang catur. Setelah di tahun-tahun sebelumnya alfa berpartisipasi dalam kompetisi di bidang catur.

Pecah telur! Ya, kiranya kata itu yang mampu mendeskripsikan prestasi yang diraih ananda Shafiya kelas 3 ini. Menyabet juara harapan di ajang kompetisi yang diikuti perdana itu sungguh capaian yang cukup memuaskan. 

Kemenangan ananda Shafiya tidaklah mudah. Sebab dalam proses kompetisi ini bersaing ketat dengan banyak siswa sekolah dasar/sederajat di kabupaten Tulungagung. Turnamen catur untuk peserta perempuan terdiri dari 5 round (babak).


Pada round 2 ananda Shafiya sempat tertengger di posisi 4. Akan tetapi setelah melewati pertandingan di babak selanjutnya, tepatnya di round 5, posisinya bergeser ke posisi 5. Itu berarti ananda menempati hasil pertandingan di posisi juara harapan 2.


Torehan ini tentu selaiknya kita syukuri. Bagaimana pun ini adalah proses investasi potensi dan prestasi. Potensi yang akan terus melejit manakala terus dilatih dan ditingkatkan untuk lebih baik lagi di kompetisi mendatang. Tidak menutup kemungkinan, di masa yang akan datang, ananda Shafiya mampu menjadi altet catur yang berkompeten dan berprestasi. 

Sekali lagi, terima kasih atas perjuangan dan prestasi yang dicapai. Kami (dewan guru dan keluarga besar SDIT Baitul Qur'an) bangga kepadamu. Teruslah mengepakan sayap-sayap prestasimu hingga menjadi motivasi bagi seluruh siswa-siswi SDIT Baitul Qur'an yang lain. Tahniah, milyun mubarak, ukhti Shafiya![]

*************************

Info PPDB Hubungi: 081393068529 (Ust. Roni)

                                     089663000666 (Ust. Ali)

Silakan ikuti media sosial kami: 

Youtube: LPIT Baitul Quran Tulungagung

Instagram: lpitbaitulqurab

Facebook: Lpit BaitulQur'an