Di sebuah rumah kecil ada seorang kakak yang sedang bercerita kepada adiknya tentag sejarah nabi Muhammad SAW.
Kakak : "Dik, kamu tau gak ini bulan apa? Bulan ini, bulan Maulid. Bulan dilahirkannya nabi Muhammad SAW."
Adik : "Nabi Muhammad SAW itu nabi kita ya, kak?"
Kakak : "Iya. Sekarang kakak mau ceritakan kisahnya ya. Dengarkan baik-baik!"
Adik : "Oke."
Kakak : "Nabi Muhammad SAW dilahirkan pada tahun gajah, tanggal 12 Rabiul Awal."
Adik : "Kenapa disebut tahun gajah, kak?"
Kakak : "Karena raja Abrahah dan pasukan gajahnya ingin menyerah ka'bah tetapi atas perintah Allah burung Ababil menghentikannya."
Adik : "Oh, begitu."
Kakak : "Iya, sekarang kakak lanjutkan ya!"
Adik : "Oke, kak."
Kakak : "Nabi Muhammad SAW kasihan dik, karena saat masih di dalam kandungan ayahnya sudah meninggal. Lalu saat nabi Muhammad berusia 6 tahun ibunya juga meninggal. Jadi Nabi Muhammad diasuh oleh kakeknya. Hayo... adik tau enggak siapa nama kakeknya?"
Adik : "Hmmm.... Siapa ya? Oh, aku ingat Abdul Muthalib, kan kak?"
Kakak : "Iya, betul. Tapi Nabi Muhammad SAW diasuh kakeknya tidak lama hanya sampai berusia 8 tahun. Setelah kakeknya wafat, Nabi Muhammad lantas diasuh oleh Abu Thalib, pamannya. Sejak remaja Nabi Muhammad menjadi pedagang bersama pamannya. Lalu ketika berusia 25 tahun Nabi Muhammad menikah dengan Khadeeja sehingga dikarunia 7 anak. Ketujuh anak tersebut yakni bernama Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum dan Fatimah. Semua anak laki-lakinya sudah meninggal. Saat nabi Muhammad berusia 40 tahun beliau diangkat menjadi Rasulullah dengan diturunkannya surah Al-'Alaq ayat 1-5 di gua Hira. Kemudian di saat berusia 63 tahun beliau wafat di kota Madinah. Sedih sekali rasanya."
Adik : "Hah, meninggal kenapa? Dibunuh?"
Kakak : "Tidak. Nabi Muhammad meninggal karena sakit bukan dibunuh. Sudah ya ceritanya. Ini sudah malam. Kakak nagntuk. Besok kan harus bangun sebelum Subuh dan masuk sekolah."
Adik : "Iya deh kak."
* Cerita ini karya ananda Najman Syarifa yang duduk di bangku kelas 5.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar