Minggu, 20 Oktober 2024

SDIT Baitul Qur'an Berpartisipasi dalam LBB HUT Pramuka ke-63

Dokpri peserta LBB SDIT Baitul Qur'an Hebat

Alhamdulillah, setelah sekian lama SDIT Baitul Qur'an vakum terlibat dalam Lomba Baris-Berbaris (LBB) bulan Agustus tahun ini berhasil berpartisipasi. Keterlibatan ini tentu adalah satu langkah menuju dan menjadi lebih baik dari sebelumnya. 

Langkah yang menyelipkan harapan: Semoga setiap tahun mampu berpartisipasi dan bersaing ketat dalam kompetisi momentum LBB. Baik itu momentum LBB yang dihelat di tingkat kecamatan, kabupaten atau pun provinsi. 

Kendati di lain sisi juga harus diakui, bahwa untuk melatih dan membentuk potensi-kecakapan para siswa dalam baris-berbaris itu tidaklah mudah. Sebab membutuhkan proses yang tidak instan. Butuh waktu yang cukup sehingga dipandang matang. 

Matang dalam artian siap, layak dan mampu. Siap untuk digembleng secara kuntinyu. Layak karena memang masing-masing potensi dalam diri para siswa sudah terkondisikan, terdisiplinkan dan terbentuk sedemikian rupa dengan baik. Mampu sebab ada dorongan lahir batin dari lingkungan serta kemauan yang kokoh yang secara murni lahir dari dalam diri masing-masing siswa.

Hanya dengan kondisi matang itulah kiranya para siswa benar-benar akan menjalani kompetisi LBB secara sadar dan menjunjung sportivitas. 


Di atas tersebut adalah dokumentasi partisipasi SDIT Baitul Qur'an dalam lomba baris-berbaris dalam HUT Pramuka ke-64 yang dihelat di gedung serba guna Al-Azhar Tulungagung.

Kendati pulang belum berhasil membawa pulang gelar juara ataupun mendali akan tetapi harus tetap disyukuri. Sebab, untuk sampai pada tahapan tersebut, para siswa harus latihan kurang lebih selama tiga minggu berturut-turut setiap hari. Tentu dengan proses yang tidak mudah dan banyak penyesuaian. 

Dokpri Apel Pembukaan Lomba Baris-Berbaris

Dalam pembukaan semua peserta dihimbau untuk mengikuti apel tanpa terkecuali. Semua peserta berbaris sesuai dengan grup masing-masing sekolah. Peserta putri dan putra berbaris secara berbeda. Posisi berbaris dapat dilihat digambar secara jelas.

Dokpri nomor urutan tampil tim SDIT Baitul Qur''an

Menjadi peserta yang mendapatkan nomor urut tampil paling akhir namun bukan yang terakhir, tim SDIT Baitul Qur'an diberikan kesempatan untuk menyaksikan tampilan dari tim sekolah lain. Momentum tersebut dijadikan sebagai pembelajaran dan perbandingan dengan strategi yang telah digembleng selama latihan.

Tentu menyaksikan itu bukan sebagai ajang menciutkan nyali untuk tampil melainkan sebagai api pemantik untuk berusaha tampil sebaik dan semaksimal mungkin.

=====

Silakan kunjungi medsos SDIT Baitul Qur'an, baik facebook, instagram ataupun youtube.

Perlu diketahui bersama. 

Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur'an sudah membuka program penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur inden Mulai September-Desember 2024. Mari segera dafatarkan putra-putri Anda di lembaga pendidikan kami. 

Selasa, 10 September 2024

Prestasi Gemilang Kembali Ditorehkan Ananda Rahman

 

Dokpri: Flayer ucapan selamat atas prestasi Ananda Rahman


Senin (19/7/2024) pekan keempat Agustus SDIT Baitul Qur'an berpartisipasi mengikuti lomba Pildacil dalam semarak PHBN RI ke-79 sekecamatan Kedungwaru. Dalam kesempatan ini lembaga memberikan kepercayaan penuh kepada Ananda Muhammad Noor Rahmansyah Sayuti dan Ananda Nabila Syifa' Fauziah sebagai perwakilan lembaga. 

Ananda Rahman mewakili kategori Pildacil Pa, sedangkan Ananda Nabila sebagai perwakilan kategori Pildacil Pi. Sejauh ini, keduanya memang menjadi andalan lembaga dalam setiap ajang perhelatan lomba pidato. 

Bertempat di SDN Loderesan, Alhamdulillah, keduanya tampil lancar sesuai latihan dan ekspektasi. Meski sempat gerogi karena mendapat bagian tampil pertama, namun ananda hafal setiap ceruk naskah pidato dengan lanyah. 

Berbekal pengalaman yang ada, percaya diri, penuh ketenangan dan tawakal ananda berhasil tampil menghipnotis--memukau karena racikan gestur dan intonasi suara yang pas--para dewan juri dan peserta lain. 

Dokpri: Ananda tampil saat lomba

Terkhusus bagi ananda Rahman ini adalah kali kedua berpartisipasi dalam lomba Pildacil di tingkat kecamatan Kedungwaru. Tahun lalu, ananda Rahman sebagai peserta termuda--karena masih duduk di bangku kelas 1--telah sukses menyabet juara 3. 

Ternyata prestasi yang sama kembali ditorehkan pada perhelatan lomba tahun ini. Ananda Rahman kembali menempati juara 3. Prestasi yang harus kita syukuri bersama. Dengan sikap yang tidak cepat puas, tentu kita berharap prestasi ini mampu ditingkat lebih baik lagi di kesempatan yang akan datang. 

Selamat Ananda Rahman.

 

Dokpri: Ananda Rahman menerima reward dari Yayasan

Senin, 12 Agustus 2024

Sertifikasi Per Juz sebagai Program Unggulan

Dokpri flyer munaqosah Tahfidzul Qur'an Ananda Nayla

Salah satu program unggulan SDIT Baitul Qur'an adalah sertifikasi per juz Tahfidzul Qur'an. Sebagai lembaga pendidikan yang berlabel Rumah Qur'an, mempelajari, menghafal dan mendalami Al-Qur'an sudah menjadi rutinitas keseharian. Tidak sekadar rutinitas namun sudah mengakar rumput sejak dini.

Setiap hari siswa-siswi mengikuti jam pelajaran tahfidz selama 2 jam. Durasi 2 jam itu digunakan untuk pembiasaan salat Duha, diteruskan dengan muraja'ah bersama, ziyadah dan setoran hafalan terbaru. Terdapat 7 kelas utama dalam program tahfidz. Paling dasar adalah kelas pengenalan sedangkan kelas paling atas dikenal dengan kelas tahasus. 

Di kelas pengenalan, umumnya dihuni oleh siswa-siswi kelas 1 dan 2 yang tergolong belum mengenal huruf hijaiyah dan lancar membaca jilid. Termasuk di dalamnya belum mengenal hukum tajwid dan makhorijul huruf. Sedangkan di kelas tahasus, para siswa sudah lanyah membaca Al-Qur'an dan mumtaz dari segi hafalannya. Fashahah dari segi tajwid, makhorijul huruf dan langgamnya. 

Munaqosah sertifikasi per juz umumnya dilakukan oleh ananda yang telah mentuntaskan hafalan 1 juz. Baik itu ananda yang memulai hafalan dari juz 30 atau pun dari juz 1. Sebagai persiapan sertifikasi, ananda akan digembleng setiap hari oleh guru wali kelas tahfidz. Satu waktu ia juga disuruh untuk mengisi tasmi' dan tahsin hafalan di depan siswa yang lain. 

Setelah kualitas hafalannya dinilai mumtaz dan shahih, baru yang bersangkutan akan dijadwalkan untuk melakukan munaqosah. Munaqosah sertifikasi per juz biasanya dihelat di pondok Ar-Raudhoh. Proses munaqosah secara langsung disimak dan dinilai oleh usatadzah Hj. Robi'ah Al-Adawiyah, Lc. Selaku direktur tahfidz Baitul Qur'an sekaligus pengasuh pondok Ar-Raudhoh Botoran. 

Sesi sertifikasi dilakukan selepas pulang sekolah. Lebih tepatnya dihelat ba'da Asar, pukul 15.30 Wib hingga tuntas. Proses munaqosah sertifikasi per juz biasanya disaksikan langsung oleh orang tua siswa. Bahkan orang tua siswa terlibat langsung menyimak sembari mencocokan hafalan 1 juz tersebut melalui mushaf yang digengam secara mandiri.

Tak jarang, dalam menghayati prosesnya orang tua siswa merasa terharu, tersentuh hatinya-bergetar sekaligus bangga hingga meneteskan air mata. Sungguh luar biasa, anak tercintanya ternyata sudah mampu mencapai hafalan yang mudqin. 

Sesi kali ini giliran ananda Nayla yang akan membuat bangga kedua orang tuanya. Sebaik-baiknya hadiah seorang anak terhadap orang tua adalah mahkota di surga kelak.[]

************************

Info PPDB Hubungi: 081393068529 (Ust. Roni)

                                     089663000666 (Ust. Ali)

Silakan ikuti media sosial kami: 

Youtube: LPIT Baitul Quran Tulungagung

Instagram: lpitbaitulqurab

Facebook: Lpit BaitulQur'an

 

Minggu, 11 Agustus 2024

Lomba Story Telling Perdana

 

Dokpri Ananda Revalina Natasha Beauty sedang tampil

Sabtu (10/8/2024) minggu kedua Agustus SDIT Baitul Qur'an Tulungagung turut berpartisipasi dalam acara lomba story telling. Acara ini diselenggarakan oleh KKG Bahasa Inggris yang berlokasi di UPASP Kecamatan Kedungwaru. 

Keikutsertaan dalam lomba story telling ini merupakan yang perdana setelah lama nyaman berada dalam zona nyaman alfa. Ananda Revalina Natasha Beauty (yang akrab dipanggil Ocha oleh teman-teman sekelasnya) tampil sebagai perwakilan SDIT Baitul Qur'an. 

Revalina tampil dengan nomor urut 3. Mendapat nomor urut tampil di awal menjadikannya sedikit agak gugup dan nervous. Ia tidak bisa menyembunyikan perasaan itu di sepanjang perjalanan lomba. Bagaimana pun ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti lomba story telling di tingkat Kecamatan Kedungwaru.  

Sebelumnya Ananda Revalina memang sering mengikuti lomba pembacaan puisi yang dihelat di lingkungan sekolah. Puisi-puisi karangan Chairil Anwar begitu piawai ia bawakan. Sempat pula ia membacakan puisi karanganya sendiri dalam suatu lomba. Karena potensi itulah ia ditunjuk untuk mewakili lomba story telling. 

Kendati belum mendapatkan hasil yang memuaskan dan belum berhasil membawa pulang piala, namun partisipasi lomba story telling kali ini setidaknya turut menambah inventarisasi pengalaman dan inventasi langkah kaki di masa depan. Ada modal pengalaman dan penguatan mental yang diteguk oleh Ananda yang bersangkutan.

Bukankah pengalaman itu adalah guru terbaik memberi pelajaran dalam hidup? Sebab, kesempatan itu tidak mesti datang dua kali. Meski pun datang, kadang kala kita tidak bisa memastikan terlibat di dalamnya. Terkadang ada faktor eksternal yang menjegal dan menjerat sebagai kendala. 

Yang perlu dicatat dengan penuh penghayatan adalah: melalui pengalaman itu semoga di lain kesempatan ananda mampu mengasah potensi dan memaksimalkan usaha hingga mendapatkan hasil yang maksimal. Siapa tahu di kemudian hari pengalaman dan upaya itu menjadi cerita berharga untuk meniti tangga prestasi yang lebih baik lagi.[]


********************

Info PPDB Hubungi: 081393068529 (Ust. Roni)

                                     089663000666 (Ust. Ali)

Silakan ikuti media sosial kami: 

Youtube: LPIT Baitul Quran Tulungagung

Instagram: lpitbaitulqurab

Facebook: Lpit BaitulQur'an

Pecah Telur dalam Bidang Catur

 

Dokpri flyer ucapan selamat atas prestasi yang dicapai


Keluarga besar SDIT Baitul Qur'an Tulungagung turut berbahagia atas capai prestasi yang diraih oleh anada Shafiya Qisya Azalea di bidang catur tingkat Kabupaten. Perlu diketahui bersama, bahwa  capaian prestasi ini merupakan torehan perdana siswa SDIT Baitul Qur'an di bidang catur. Setelah di tahun-tahun sebelumnya alfa berpartisipasi dalam kompetisi di bidang catur.

Pecah telur! Ya, kiranya kata itu yang mampu mendeskripsikan prestasi yang diraih ananda Shafiya kelas 3 ini. Menyabet juara harapan di ajang kompetisi yang diikuti perdana itu sungguh capaian yang cukup memuaskan. 

Kemenangan ananda Shafiya tidaklah mudah. Sebab dalam proses kompetisi ini bersaing ketat dengan banyak siswa sekolah dasar/sederajat di kabupaten Tulungagung. Turnamen catur untuk peserta perempuan terdiri dari 5 round (babak).


Pada round 2 ananda Shafiya sempat tertengger di posisi 4. Akan tetapi setelah melewati pertandingan di babak selanjutnya, tepatnya di round 5, posisinya bergeser ke posisi 5. Itu berarti ananda menempati hasil pertandingan di posisi juara harapan 2.


Torehan ini tentu selaiknya kita syukuri. Bagaimana pun ini adalah proses investasi potensi dan prestasi. Potensi yang akan terus melejit manakala terus dilatih dan ditingkatkan untuk lebih baik lagi di kompetisi mendatang. Tidak menutup kemungkinan, di masa yang akan datang, ananda Shafiya mampu menjadi altet catur yang berkompeten dan berprestasi. 

Sekali lagi, terima kasih atas perjuangan dan prestasi yang dicapai. Kami (dewan guru dan keluarga besar SDIT Baitul Qur'an) bangga kepadamu. Teruslah mengepakan sayap-sayap prestasimu hingga menjadi motivasi bagi seluruh siswa-siswi SDIT Baitul Qur'an yang lain. Tahniah, milyun mubarak, ukhti Shafiya![]

*************************

Info PPDB Hubungi: 081393068529 (Ust. Roni)

                                     089663000666 (Ust. Ali)

Silakan ikuti media sosial kami: 

Youtube: LPIT Baitul Quran Tulungagung

Instagram: lpitbaitulqurab

Facebook: Lpit BaitulQur'an
 


Selasa, 23 Juli 2024

Keutamaan Bulan Suci Ramadan

 

Gambar: Dokpri Pembinaan Pentingnya Menymbut Ramadan

"Telah datang Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu, saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan," (HR. Ahmad).


Minggu kedua di bulan Maret (9/3/2024) SDIT Baitul Qur'an mengadakan pembinaan pentingnya menyambut Ramadan 1445 H untuk siswa-siswa. Ustadz Mardi, S. Pd. I. yang didampingin oleh ketua yayasan, Ustadz M. Ali Siad, S. Pd. tampil sebagai pembicara dalam acara pembinaan ini. 

Mula-mula acara dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Ustadz Ali. Beliau menegaskan bahwa salah satu kebahagiaan yang harus dimiliki dalam diri seorang muslim adalah tatkala bulan suci Ramadan datang. Mengapa demikian? Sebab bulan suci Ramadan hanya terjadi satu kali setahun dalam tahun hijriyah. Salah satu bulan suci yang dianjurkan untuk melakukan berbgai macam kebaikan. Seluruh amal kebaikan diganjar dengan pahala yang dilipatgandakan. Bulan penuh berkah dan pengampunan.

Oleh sebab itu, seluruh  siswa-siswi dihimbau untuk senantiasa bersemangat dan bahagia tatkala diberi kesempatan mencicipi bulan Ramadan. Utamanya dapat melaksanakan rukun Islam yang keempat: puasa dengan keadaan sehat wal 'afiat baik rohani atau pun fisik.

Ustadz Mardi merujuk kepada kitab hadits meyebutkan terdapat 7 keutamaan bulan suci Ramadan. Keutamaan tersebut ialah akan dijabarkan sebagai berikut:

1. Merujuk pada hadits riwayat Ahmad disebutkan bahwa bulan suci Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, waktu di mana pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup rapat dan para setan dibelenggu. Selain itu juga terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan (lailatul qadar).

 قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌمُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلًّ فَيْهَ الشَّيَاطَيْنُ فَيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ ألْفِ شَهْرٍ 

Artinya: "Telah datang Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu, saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan," (HR. Ahmad).

2. Para penghuni neraka dibebaskan selama malam bulan suci Ramadan. Hal ini sebagaimana hadits yang diriwayatkan At-Tirmidzi sebagai berikut:

إذَا كَانَ أوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِرَمَضَانَ صُفِّدَتْ الشَّيَاطِيْنُ وَمَرَدَةُ الْجِنِّ وَغُلِّقَتْ أبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ وَفُتِّحَتْ أبْوَابُ الجَنَّةِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ وَيُنَادِيْ مُنَادٍ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أقْصِرْ وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِ وَذَلِكَ كُلُّ لَيْلَةٍ     


Artinya: Jika awal Ramadhan tiba, maka setan-­setan dan jin dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada satu pintu pun yang dibuka. Sedangkan pintu-pintu surga dibuka, dan tidak satu pintu pun yang ditutup. Lalu ada seruan (pada bulan Ramadhan): Wahai orang yang menginginkan kebaikan, datanglah. Wahai orang yang ingin kejahatan, tahanlah dirimu. Pada setiap malam Allah swt memiliki orang-orang yang dibebaskan dari neraka (HR Tirmidzi).

3. Sebagai penebus dosa hingga datangnya bulan Ramadan selanjutnya. Yang demikian sebagaimana hadits yang diriwayatkan imam Muslim:

اَلصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَاُن إلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاةٌ مَا بَيْنَهُنَّ إذَاجْتَنَبَ اْلكَبَائِرَ 

Artinya: Jarak antara shalat lima waktu, shalat Jumat dengan Jumat berikutnya dan puasa Ramadhan dengan Ramadhan berikutnya merupakan penebus dosa-dosa yang ada diantaranya, apabila tidak melakukan dosa besar (HR Muslim).

4. Barag siapa yang berpuasa Ramadan dengan semata-mata mengharap pahala dari Allah SWT maka dosanya yang lalu akan diampuni. Hal ini sebagaimana disabdakan oleh nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim sebagai berikut:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ 

Artinya: Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan karena Iman dan mengharap pahala dari Allah maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu (HR Bukhari dan Muslim).

5. Setiap orang yang memberi sesuatu (makanan atau minuman) untuk berbuka kepada orang yang puasa maka orang tersebut mendapatkan pahala yang sama besar seperti yang berpuasa. Hal itu selaras dengan sabda nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan imam Ahmad.

مَنْ فَطَرَ صَائِمًا كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أجْرِ الصَّا ئِمِ لَا يَنْقُصَ مِنْ أجْرِ الصَّائِمِ شَيْئٌ

Artinya:  Barangsiapa memberi perbukaan (makanan atau minuman) kepada orang yang berpuasa, maka dia akan mendapat pahala seperti pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa tersebut (HR Ahmad).

6. Selama bulan suci Ramadan umat islam dianjurkan banyak amal baik terutama bersedekah. Bahkan dalam hadits ditegaskan bahwa sedekah di bulan Ramadan adalah amalan sedekah yang paling baik daripada hari-hari biasa. Dalam hadits riwayat imam At-Tirmidzi disebutkan:

أيُّ الصَّدَقَةِ أفْضَلُ؟ قَالَ صَدَقَةٌ فَيْ رَمَضَانَ

Artinya: Rasulullah saw pernah ditanya, “Sedekah apakah yang paling mulia?” Beliau menjawab: “Yaitu sedekah dibulan Ramadhan” (HR Tirmidzi).

7. Barangsiapa yang menghidupkan bulan Ramadan dengan ibadah maka dosa-dosanya akan diampuni Allah SWT. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan imam Bukhari dan Muslim berikut:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ 

Artinya: Barangsiapa beribadah (menghidupkan) bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu (HR Bukhari dan Muslim).

Penjelasan isi kandungan 7 hadits di atas setidaknya mampu menjadi dasar untuk memaksimalkan ibadah kita selama menjalani bulan suci Ramadan. Terlebih lagi menjadi dalil naqli bagi umat islam dalam menghayati bulan Ramadan sebagai laku penghambaan yang total seorang hamba terhadap sang pencipta, Allah SWT.





Dokpri kajian menyambut bulan suci Ramadan tampak dari belakang.

Senin, 22 Juli 2024

Menyambut Ramadan 1445 H Penuh Gembira


 Gambar: Dokpri siswa-siswi SDIT dan TKIT Baitul Qur'an Tulungagung Pawai Ta'aruf


Salah satu hal yang dinantikan oleh khalayak umat muslim seluruh dunia--termasuk siswa-siswi SDIT dan TKIT Baitul Qur'an Tulungagung--adalah kedatangan bulan suci Ramadan. Bulan suci yang penuh rahmat dan kemuliaan. Bulan nuzulul qur'an yang merupakan kitab suci umat islam. 

Dalam rangka menyambut kedatangan bulan suci Ramadan 1445 H seluruh warga lembaga Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur'an serempak mengadakan Pawai Ta'aruf. Pawai Ta'aruf merupakan program tahunan lembaga dimana seluruh sumber daya lembaga kompak mengenakan baju serba putih. 

Gambar: Dokpri siswa-siswi istirahat di pinggir jalan 

Tidak hanya mengenakan pakaian serba putih, siswa-siswi dengan bersemangat juga membawa sepanduk, pamflet, banner dan poster yang menyerukan pentingnya ghiroh kebahagiaan menyambut kedatangn bulan suci Ramadan. 

Dalam pelaksanaannya, pawai ta'aruf ini selalu dilaksanakan dengan berjalan kaki mengelilingi daerah terdekat dari lokasi lingkungan sekolah. Berbeda halnya dengan  rute pawai ta'aruf tahun lalu yang mengambil jalur gang desa Mangunsari, tahun ini mengambil rute Botoran, Sembung, Pasar Ngemplak hingga kembali lagi ke titik awal, sekolahan.

Seperti perhelatan pawai ta'aruf tahun-tahun sebelumnya, dalam rangka memeriahkan kegiatan ini tidak hanya melibatkan siswa-siswi SDIT dan TKIT, melainkan juga turut melibtakan komite sekolah, wali santri dan perwakilan dari unsur yayasan. Adanya lagu-lagu islami, penyebaran brosur PPDB dan sedekah nasi kotak yang diangkut oleh mobil pick up menjadi pembeda.

Atas dasar itu pula dapat dikatakan, semangat menyambut kedatangan bulan suci Ramadan ini  selanjutnya menjadi semangat baru untuk menyambut segala bentuk kebaikan.Kebaikan untuk diri secara personal, khalayak dan kebaikan bagi generas-generasi mendatang untuk mengenyam pendidikan di lembaga yang ada di bawah naungan Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur'an Tulungagung.

 

Gambar: Dokpri mobil pick up pengangkut Pawai Ta'aruf




Gambar: Dokpri keseruan pawai ta'aruf Ramadan 1445 H

INFORMASI PPDB: 081393068529 (Ustadz Roni)
                                      089663000666 (Ustadz Ali)