Senin, 31 Agustus 2026
Berani Tampil Sudah Luar Biasa
Tubuh Sehat Menjaga Semangat
Minggu, 30 Agustus 2026
Asyiknya MPLS
Mengenal Keluarga Baru
Langkah Baru dengan Integrasi Ilmu
Selasa, 11 Agustus 2026
Tahun Ajaran Baru Skill Baru
Ibu Diana Lutfiana Ulfa, M. Pd. (Dosen UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung) tampil sebagai fasilitator menggawangi agenda. Beliau berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai fungsi dan manfaat dari beberapa aplikasi yang menunjang proses pembelajaran. Baik pembelajaran di kelas atau pun di ruang terbuka.
Fokus pertama mendedah bagaimana cara google classroom dioperasikan. Google classroom sangat jitu digunakan dalam proses pembelajaran jarak jauh. Melalui aplikasi ini dapat beberapa tugas dapat diakses dari jarak jauh. Mulai dari absensi, mengakses materi, mengumpulkan tugas teks, vidieo atau pun gambar. Akan tetapi di zaman sekarang, google classroom perannya sudah tergantikan dengan fitur canggih Whatsapp yang dipandang lebih praktis.
Pemanfaatan Google Form menjadi pembahasan kedua. Ibu Diana menegaskan bahwa aplikasi ini sangat bermanfaat untuk survei, menunjang pendaftaran sistem penerimaan murid baru (SPMB) via online, observasi penelitian publik hingga absensi guru sederhana. Aplikasi ini memiliki kemampuan mengunggah berkas, foto dan video yang ukuran filenya dapat diatur sedemikian rupa.
Aplikasi evaluatif yang dibuat kuis seperti Quiziz dan Kahoot menjadi bagian yang mengasyikkan. Sesi ini semua guru dibimbing untuk membuat asesmen formatif dan sumatif via game. Mengevaluasi kedalaman pemahaman siswa dengan gambar, simbol dan warna yang menarik dapat menjadikan murid lebih nyaman dan asyik dalam menghadapi ujian.
Kendati begitu dalam memaksimalkan manfaat dari dua aplikasi tersebut penggunaan hp pribadi dalam mengerjakan soal menjadi syarat multak. Tanpa sarana yang memadai evaluasi berbasis aplikasi tersebut tak akan berjalan mulus. Fasilitator sempat memberi bocoran bahwa fitur quiziz lebih lengkap jika dibandingkan dengan kahoot. Terlebih lagi apabila kita memanfaatkan aplikasi basis berlabel gratisan.
Tak ketinggalan, aplikasi mentimeter juga sempat disinggung dalam pembahasan. Disebutkan platform ini bermanfaat untuk presentasi interaktif berbasis web seperti penjajakan pendapat, kuis langsung, hingga sesi tanya jawab yang bersifat langsung real time. Alhasil dalam satu waktu guru dan murid dapat terlibat secara langsung dan responsif.
Sebagai pamungkas, fasilitator menjajakan beberapa aplikasi AI yang dapat digunakan untuk prsentasi. Platform yang dapat membuatkan slide presentasi tanpa harus mendesain lembar kerja, warna, gambar dan font secara manual. Platform yang menunjang presentasi tersebut yakni Gamma App.
Upgrading selesai. Acara ditutup dengan doa ramah tamah. Sepanjang acara ada rasa penasaran yang terpuaskan dan rangkai doa yang terus membumbung, "Semoga upgrading ini hasilnya dapat diaplikasikan dalam proses kegiatan pembelajaran sehari-hari." Tabik!
Jumat, 31 Juli 2026
Capaian Baru di Haflah Akhirussanah IX SDIT Baitul Quran
Majelis 5 juz seklai duduk merupakan program khusus bagi kelas 6 SDIT Baitul Qur'an yang hendak lulus. Semacam ajang pembuktian ke ruang publik bahwa alumni kami memiliki hafalan yang mudzqin bukan abal-abal, bukan gincu di bibir, bukan isapan jempol belaka. Proses majelis 5 juz sendiri berlangsung sejak pukul 05.30-07.30 WIB.
Tahun ini majelis 5 juz dibawakan oleh 3 orang siswi yang memiliki hafalan terbanyak. Ketiga siswi tersebut yakni ananda Maqhfirroh, Nasywa dan Ocha. Urutan tersebut dibuat bukan tanpa alasan melainkan merujuk pada jumlah hafalan mereka. Ananda Maqhfirroh berhasil menyelesaikan hafalan sebanyak 12 juz. Ananda Nasywa sebanyak 7 juz dan 4 juz berhasil dicapai oleh ananda Ocha.
Capaian hafalan siswa tahun ini adalah rekor baru. Rekor yang belum terpecahkan oleh sekian lulusan sebelumnya. Sebagai bentuk apresiasi atas capaian baru tersebut yayasan memberikan uang pembinaan sebesar Rp. 3.000.000,- bagi ananda Maqhfirroh dan Rp. 1.000.000,- bagi ananda Nasywa.
Menariknya, sepanjang majelis 5 juz berlangsung prosesnya didokumentasikan via live streaming di kanal youtube lembaga: Silakan saksikan bersama. Alhasil, dokumentasi tersebut dapat dijadikan sebagai media dakwah sekaligus promosi lembaga pendidikan yang ada. Baik dalam rangka menjaring murid baru atau pun mengajak publik untuk menjadi hufaz.
Selepas majelis 5 juz usai, agenda disambung dengan haflah akhirussanah. Haflah berlangsung menjadi 2 sesi, yakni TKIT dan SDIT. Sesi pertama diikuti oleh 20 siswa TKIT. Prosesi haflah dimulai dengan mengalungkan gordon, menyematkan mahkota dan bermusyafahah. Tak lupa saat prosesi berlangsung cita-cita masing-masing siswa ditayangkan saat siswa yang bersangkutan dipanggil untuk menaiki panggung.
Hal sama juga berlaku bagi seluruh siswa SDIT saat melangsungkan haflah. Perbedaan mendasar hanya saat prosesi simbolis: Pengalungan gordon, pemberian mahkota dan pemberian slempang tahfidz. Perbedaan mencolok lainnya terletak pada seragam yang digunakan dan cita-cita masing-masing siswa.






.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)